manusia pohon di Bangladesh

gadis malang berusia 12 tahun mengidap penyakit yang langkah

seorang gadis asal Bangladesh  terpaksa harus menjalani hidup dengan apa adanaya ,  lantaran penyakit yang diidapnya membuat lengan kanan nya Dari pangkal lengan sampai ujung jari tangan Muktamoni kulitnya mengeras seperti kayu. selain itu tangan kanan nya juga terlihat membesar dan ia mengalami perubahan kulit yang terlihat cukup mengerikan .

beberapa dokter di bangladesh mengatakan wanita yang bernama muktammini tersebut menderita penyakit  aneh dan sulit untuk di sembuhkan .kini keadaan gadis yang masih berusia 12 tahun tersebut cukup mengenaskan  , dan Bagian atas tubuhnya telah digerogoti penyakit langka. Pelan-pelan, tubuh gadis ini bertransformasi menjadi pohon.

orang tau dari muktamoni megaku Setiap saat, Muktamoni merasakan kesakitan yang sangat. Saat ini dia sedang dirawat di rumah sakit di Dhaka Medical College Hospital.Ayahnya, Ibrahim Hossain, yang berprofesi sebagai pedagang ini menceritakan, penyakit putrinya ini berawal saat Muktamoni berusia 3 tahun. Saat itu di tangannya muncul bintik putih seperti melepuh. Namun tanpa diduga, pelan-pelan bintik putih itu makin menyebar ke seluruh tangan. Demi kesembuhan putrinya, dia sejak sembilan tahun terakhir ini ia terus mencari pengobatan di seluruh kota. Ia membawa putrinya ke pengobatan lokal.


Setelah tampak parah, ia baru membawanya ke rumah sakit.Ia mengatakan kepada wartawan, ia masih ragu putrinya tersebut mengidap kelainan langka yang disebut epidermodisplasia verruciformis (EV) atau tidak yang menyebabkan kulitnya membesar dan mengeras seperti pohon.

Jika benar ia mengidap EV, Muktamoni adalah salah satu dari enam orang di dunia yang menderita penyakit ini. Sebelumnya, laki-laki yang juga berasal dari Bangladesh mengidap penyakit ini.Lainnya adalah laki-laki dari Indonesia. Dede Koswara. Kasus terkenal lainnya adalah pria Rumania yang bernama Ion Toader yang didiagnosis mengidap penyakit ini pada Maret 2007

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.