Meski Diundang FIFA, Anak-Anak Korban Terjebak di Gua Thailand Dilarang Berangkat ke Rusia

Delapan Bocah Thailand Dilarang Menonton Piala Dunia di Rusia
Delapan Bocah Thailand Dilarang Menonton Piala Dunia di Rusia

Delapan Bocah Thailand Dilarang Menonton Piala Dunia di Rusia

Delapan Bocah Thailand Dilarang Menonton Piala Dunia di Rusia – 8 bocah asal Thailand yang telah terjebak di dalam gua selama dua pekan telah berhasil diselamatkan. Mereka adalah pemain sepak bola, Presiden FIFA Gianni Infantino pun telah mengundang mereka ke Rusia untuk bisa menyaksikan Piala Dunia 2018 Rusia. Sayangnya undangan itu tidak dapat serta merta menjadi sebuah kenyataan. Meski mereka telah dinyatakan sehat oleh tim medis, akan tetapi anak-anak itu tetap tidak diperbolehkan untuk berangkat. Dalam laporan medis mereka, mereka dinyatakan tidak sedang demam ataupun mengidap penyakit yang serius lainya setelah dua pekan mereka terjebak di dalam gua. “Semua dalam kondisi fisik dan mental yang terus baik,” kata dari Sekretaris Kesehatan Umum Dr Jaseda Chokedamrongsuk dalam sebuah konferensi pers yang mereka gelar.

Terkait undangan untuk menyaksikan Piala Dunia 2018 Rusia, tim medis tidak mau mengambil risiko dengan alasan para bocah itu masih harus menjalani pemulihan fisik. Alasan tersebut pula yang menyebabkan tim medis melarang untuk pergi ke Rusia. Saat ini anak-anak itu masih dikarantina dan dilarang untuk melakukan kontak fisik dengan siapapun termasuk juga kepada pihak keluarga. Sejumlah penanganan akan dilakukan mulai dari menyuntikkan antitetanus,antibiotik, hingga rabies karena sebagian besar menampakkan gejala pneumonia. Dan saat ini anak-anak dibekali sebuah kacamata hitam agar bisa beradaptasi terhadap paparan sinar matahari di siang hari secara langsung. Mengingat mereka sudah terkukung di dalam pekatnya kegelaapan di dalam goa.

Memiliki Kekebalan Tinggi

Fakta yang menarik dari selamatnya bocah itu hidup tanpa makan selama dua pekan lantaran mereka adalah pemain sepak bola. Jesada menilai, kebiasaan dari mereka melatih fisik sebagai mana mestinya para pemain bola menjadikan anak-anak itu memiliki kekebalan tinggi. “Empat anak laki-laki yang telah diselamatkan di tahap pertama bisa melihat dengan baik dan kondisi matanya juga masih normal. Tetapi empat anak yang dikeluarkan pada tahap yang kedua masih menggunakan kacamata hitam. Selain mereka harus menerima pemeriksaan fisik secara menyeluru, anak-anak itu juga akan menerima pemeriksaan di segi psikis. Para ahli nanti akan melihat apa mereka menderita trauma psikologis jangka panjang seperti PTSD atau tidak, mengingat mereka semua telah terjebak selama dua pekan tanpa kontak dengan dunia luar sama sekali. Kunjungi Agen Taruhan Terbaik AG303.

Baca Juga :

Sukses Melangkah ke Babak Semifinal Piala Dunia 2018, Timnas Prancis Menyiapkan Strategi untuk 90 Menit Terakhir

Mantan Playmaker Arsenal Resmi Bergabung dengan West Ham United

Hijrahnya Cristiano Ronaldo ke Juventus Membuat Real Madrid Cepat Mencari Pengganti, Siapakah yang Cocok?